Rumah Preman nan Mewah, ajudan capres 2014

rumah tengah hutan

Illustrasi:rumah di tengah hutan

Untuk mencapai rumah itu, kami harus melewati kebun singkong dan tebing curam. Saya tak habis pikir seandainya hujan deras dan licin, sebab jalanan itu belum beraspal.  Memang rumah itu, masuk dalam kawasan real estatet dengan tanah termahal. Tapi yang saya masukin ini adalah kawasan Sentul. Dengan image perumahaan termahal di timur Jakarta. Tapi kok masih ada akses dari komplek perumahaan itu ke rumah desa yang terpencil.

Rumah itu berbeda dari lainnya. Cukup megah dan menyolok. Neski ukurannnya tak lebih 600 meter persegi. Ada LED TV  70 inchi terbaru, dan diawasi satpam berambut tipis. Dan ada diawasi dome camera cctv.

Dengan nada kasar dia menerima kedatangan kami. Dan setelah saya jelaskan, dia pun tersenyum dan dengan ramah menjelaskan masalah yang terjadi antara dia dan sahabat saya. Karena saya kesana tujuannya adalah untuk membongkar perangkat miliknya, ya dia bisa terima. Ketika saya menjelaskan dari Sumatera, kami makin akrab. Dan dia makin menghormati. Hal itu biasa terjadi. Sesama Sumatera memang saling segan.

Kami meninggalkan tempat itu menjelang tengah malam. Dan di jalan Sopirku bercerita, kalau isteri pria itu adalah penyanyi dangdut, mantan isteri orang yang diambil paksa. Dulu dia bekerja di sebuah institusi negara, karena kasus itu dia dipecat. Sopirku yang kebetulan warga Sentul, tahu banyak riwayat pria itu.

lanjut cerita, dia sebetulnya punya rumah di sekitar Hambalang. Kenapa dia tinggal disana; karena banyak debct collector yang mencari. Trus, orang-orang saat dizaman orba yang dia tipuin dalam urusan tanah. Karena itu, mencarinya sesulit menemukan jarum di hutan belantara. Saya saja, harus menggunakan GPS untuk menemukannya. Karena rumahnya tidak tertera di peta.

Loh? Siapa saja zaman orba yang butuh tanah di Sentul bisa hubungi dia. Bayar DP, dan dia menghilang. Mau nangkap, dia itu tangan kanan seorang keluarga Cendana. Kini orang itu malah nyapres untuk 2013, dan dia masih tetap tangan kanannya. Yang bisa main pukul, main hantam. Namanya juga tenar di kawasan itu. Ditakuti Preman, tukang palak kalau kita masuk ke kawasan Sentul.

Ada preman bermata celeng yang juga pasukan dari pak Capres 2014 itu. Saya kemudian bertanya, seandainya dia menjadi petsodent beneran 2014, apa kata dunia ya. Preman makin berkuasa, dan so pasti yang aku ingat saat ormas di zaman orba lebih ditakutin dari polisi. Kalau polisi orang salah dibawa ke kantornya buat diperiksa, kalau preman main gebuk dan tusuk saja. Apa jadinya hukum ya.

Setelah melihat rumah dan kekayaan pria tanpa penghasilan itu, saya teringat pula cerita pengemis yang punya uang Rp 7o juta. Itu hasil ngemis sebulan dengan memelas. Nah dia, ini hasil dari memeraskah? Aku ngak tahu… karena ngak ngikutin jejaknya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: