Rainal Rais, ketuanya SAS


Rainal Rais adalah seorang pemerhati Minangkabau, beliau adalah tokoh yang sudah kenyang dengan asam garamnya sebuah organisasi seperti yang dituturkan oleh seorang sahabat beliau dalam sebuah email yang dikirimkan oleh Elthaf keRantauNet@googlegroups.com

Berorganisasi?, nggak lah yaw, itulah yang sering kita dengar bagaimana emohnya mereka tentang arti organisasi, begitu banyak pengorbanan, mulai dari materi, perasaan, waktu, keluarga dan bahkan tidak sedikit umpatan yang begitu menyeramkan yang mereka sendiri tidak tahu betapa begitu besarnya pengorbanan untuk organisasi itu.

Tapi itu tidak buat seorang pak Rainal Rais, dalam bukunya Rainal Rais dengan bangga menuliskan judul bukunya dengan judul Rainal Rais Abdi Organisasi, setiap yang namanya pengabdian selalu muaranya usaha yang begitu mulia.

Pak Rainal Rais muda dengan cerdasnya mengoptimalkan sebuah organisasi, dengan beroragnisasi Rainal Raia berhasil mengajak seorang pengusaha papan atas, Iman Taufiq menanamkan investasinya di Sumbar. Begitu banyak organisasi yang dilakoni pak Rainal Rais, mulai dari organisasi HIPMI, HIPPI, sampai oragnisasi olaharaga semacam Golf, Takraw satu organisasi kebanggan beliau yaitu SAS,
Sulit Air Sepakat yang organisasinya ini telah punya cabang dimana-mana, yang dengan relanya Pak rainal pergi melantik SAS do daerah dan malah di luar negeri seperti SAS Sydney dll.

Tidaklah heran komentar dari tokoh-tokoh lebih menekankan bagaimana kecintaan seorang Rainal Rais atas organisasi, khususnya organisasi social SAS, seperti yang disampaikan oleh Abu Rizal Bakrie, Azwar Anas, Fahmi Idris, Siswono Yudohusodo, Agung Laksono, Iman Taufiq, Dewi Motik, Gamawan Fauzi dll.

Buku yang dikata pengantari oleh Prof Emil Salim itu penuh dengan riwayat panjang seorang pengusaha papan atas Jakarta asal Minang. Tidaklah heran Emil Salim dalam kata pengantarnya menyebutkan Keterpautan Rainal Rais dalam organisasi kenagarian SAS bukanlah kesengajaan dan juga bukanlah ambisi Rainal menjadikan SAS bagian dirinya, Tetapi SAS menjadi “putra” ciptaan Rainal.

SAS menjadi obsesi Rainal Rais, karena ia cinta nagari Sulit Air, Dan, cinta nagari Sulit Air karena ia cinta Bundo Kandung, ibunya tersayang, bundo dan Sulit Air menyatu dalam hati Rainal Rais, itulah saya kutip dari kata pengantar Emil Salim.

Buku “Rainal Rais Abdi Organisasi” baru beberapa jam saya terima, ketika saya menghadiri undangan Kakanda Rainal Rais untuk menghadiri pernikahan kamanakan beliau dr. Rostanty dengan dr. Sukri Fitrizon yang berlangsung hari ini, Sabtu, 18 Oktober 2008 di Aula Masjid Agung An Nur Pekanbaru, bersama isteri saya menghadiri resepsi pesta ini jam 15:00, terlambat dari undangan karena saya
harus mencharge battery lagi

Sambutan ramah layaknya seorang kakak nan lah lamo indak basuo beliau menyambutsaya, di sela –sela ota lamak uda Rainal Rais memberikan dua buah buku buat saya yaitu: biografi beliau Rainal Rais Abdi Organisasi dan sebuah buku kumpulan lagu Minang moderen, Orkes Gumarang, Pimp Asbon M.

Buku Biografi Rainal Rais Abdi Negara diterbitkan tahun 2003 dengan masa proses penulisan lebih dari empat tahun. Ditulis oleh pengarang nan seorang wartawan Rhian D’Kincai, udah lama memang buku ini, tapi nilai sejarah dan ada hal yang tidak pernah terungkap ke permukaan yang mungkin bagi anak muda sebagai motivator dalam berbisnis dan berorganisasi.

Sejak buku ini diterbitkan tahun 2003, ada lima tahun yang “loss connection”, buku ini perlu sambungan edisi terbaru, ketika Rainal berkiprah dengan, Gebu Minang, SSM dan keakraban beliau dengan anak muda Minang seperti dengan Firadus HB, Dengan Basrizal Koto, dengan Ronald Chandra atau dengan member Rantau Net yang pak Rainal Rais sangat tekun mengamati setiap postingan di rantau net bersama Pak Syaaf, Mak Ngah, dan banyak tetua Rantau Net.

Banyak yang belum terungkap bagaimana kiprah Pak Rainal Rais setelah para konco beliau jadi orang penting di Negara ini, dengan Aburizal Bakrie, teman sejak kecil yang sekarang menjadi Menko, dengan Jusuf Kalla yang Wapres, bang Fahmi Idris yang Menteri Perdagangan, Agung Laksosno yang Ketua DPR, dan banyak lagi geng beliau yang mungkin akan membuat buku edisi kedua Andi Organisasi ini akan jauh lebih tebal dari buku sebelumnya yang 277 halaman,

Kecintaan beliau terhadap ibunda, pak Rainal Rais menempatkan foto lukisan cat minyak, ibunda Hj. Rosma yang dijadikan foto pertama pada sesi biografi beliau.Tidaklah berlebihan pesan khusus beliau di halaman ii yang bisa dijadikan Sprit Minang, beliau menulis ” Untuk generasi penerus, khususnya untuk putra putriku tercinta: “Kau belum dapat dikatakan cinta tanah air, kalau kau belum mencintai kampung halamanmu” (Minangkabau, maaf kalau saya berani mengatakan Minang).

Ini bukan hanya sebagai lips servise dan pamanih ota, tapi beliau betul betul telah melaksanakannya, sebagai anak keturunan the Have lahir dan besar serta tinggal di kawasan elit kebayoran baru dan malah dalam satu komplek mayoritas dihuni oleh keluarga beliau dan satu jalan dinamai dengan nama ayahanda beliau Jl. Rais Ta’im, Uda Rainal Rais sangat kental bahasa Minangnya, yang kadang ini
jarang dipunyai oleh generasi muda awak nan mudah lupo babahaso minang.

Buku kumpulan lagu orkes gumarang ini adalah merupakan sebuah sumbangsih dari pemilik percetakan PT Rora Karya yang menerbitkan buku tersebut, Pak Rainal Rais.

Dalam kata pengatar penerbitnya pak Rainal Rais sangat bangga dengan Gumarang, maka tidaklah berlebihan kalau pak Rainal mengatakan Gumarang adalah asset sejarah yang tidak boleh lenyap begitu saja. .. …ia akan menjadi klasik dalam khazanah seni suara dan seni musik Indonesia.

Sebagai seorang penguhulu kaum dengan gelar Datuk Rajo Sati nan Mulie waktu sangat berharga
untuk kamanakan beliau yang banyak di Pekanbaru untuk bisa bersilaturahim dengan anak dan kamanakan beliau.

Biodata:

Nama : H. Rainal Rais Dt Rajo Sati Nan Mulie
Tanggal Lahir : 27 Oktober
Status Hubungan : Menikah dengan Yulmatri Rais
Pendidikan : Universitas Padjajaran ( UNPAD )Bandung ’73 S1,Ekonomi
SMA : SMA 1 Budi Utomo Jakarta ’62

Organisasi:

1. Pendiri HIPMI Jakarta sebagai KU 1977 s/d 1979 sebagai sekjen HIPMI 1978 s/d 1981
2. Sebagai ketua Umum KADIN Jakarta Timur
3. Sebagai ketua Kadin Jakarta selama 10 tahun
4. Ketua Umum SAS 1986 sd 1998 selama 12 tahun
5. Ketua PB Sepak Takraw (Persetasi) selama 10 tahun
6. Ketua PB Golf (PGI )
7. Ketua KBRG keluarga besar rumah gadang KBRG sd sekarang dari th 1998 s/d sekarang
8. Ketua Presedium S3 Solok Saiyo Sakato s/d sekarang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: