Astronot Malaysia keturunan Minang

Siapa sangka, astronot Malaysia kebanggaan Asia, yang menginjakkan kaki untuk pertama kali di Bulan ternyata masih keturunan Minangkabau. Wajar jika Indonesia ikut merasakan kebanggaan tersebut.

Sheikh Muszaphar merupakan ilmuwan pertama yang menjadi astronot dan sempat menginjakkan kaki di Bulan pada bulan Oktober lalu. Kepulangannya membawa kebanggaan bagi Malaysia karena tepat dengan perayaan ulang tahun kemerdekaan Malaysia ke-50. Hal ini juga membawa Kebanggaan tersendiri bagi rumpun Melayu karena ia merupakan orang melayu pertama yang pernah berdiam selama seminggu di Bulan.

“Kedua orang tua saya sebenarnya asli Minangkabau, Sumatera Barat. Maka itu jangan sebut saya Astronot Malaysia tapi sebut saja saya Angkasawan Melayu,” ujar Sheikh Muszaphar saat melakukan kunjungan ke Observatorium Boscha Bandung bersama Menristek Kusmayanto Kadiman, Sabtu (15/12/2007).

Pria lulusan Master bidang Ortopedi itu mengikuti proses seleksi Astronot saat pendaftaran dibuka pada tahun 2003. Ia telah berhasil mengalahkan sekira 11.425 pendaftar untuk terbang bersama pesawat luar angkasa Rusia Soyuz bersama dua orang astronot asal Amerika dan Rusia.

Kedatangannya ke Boscha hari ini cukup menarik pengunjung Boscha, terutama gadis remaja. Banyak dari mereka yang mengantre untuk foto bersama, sang astronot pun melayani permintaan mereka satu per satu, tetap dengan senyum yang mengembang.

Postur tubuhnya yang tinggi dan wajahnya yang tampan cukup menjadi daya jual untuk mengubah paradigma masyarakat Indonesia terhadap sains. Menurut sumber dari Malaysia, Muszaphar kini sangat terkenal bahkan lebih terkenal dibanding selebriti papan atas di Malaysia.

“Tidak salah Datuk JJ (panggilan dari Menristek Malaysia, Jamaluddin Jarjis) memilihnya sebagai wakil Malaysia di angkasa,” ujar sumber tersebut.

Hal ini disambut baik Menristek Kusmayanto Kadiman. KK, sapaan akrab Kusamayanto Kadiman, merasa profil Muszaphar dapat mengubah paradigma masyarakat tentang ilmuwan.

“Ilmuwan kan selalu identik dengan kacamata, beruban dan sudah tua. Dengan adanya pria ganteng ini (seraya menunjuk Muszaphar yang terus tersenyum) saya yakin masyarakat Indonesia enggak akan takut lagi dengan yang namanya sains,” ujar KK. (srn)

Satu Balasan ke Astronot Malaysia keturunan Minang

  1. yusran zar mengatakan:

    Bangga menjadi orang Minang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: